Monday, July 02, 2007

Catatan Subuh




Seribu kecewa telah kukirimkan
Langsung ke muka kamarmu
Kutinggalkan begitu saja
Tanpa ketukan di jendela, tanpa sapaan memanggil

Seribu kecewa telah kubacakan
Keras-keras di telingamu
Hingga kau menjerit tak tahan
Dan air mata bejatuhan di ujung pagi

Seribu kecewa telah kusampirkan di balik pintumu
Seperti tikaman-tikaman tanpa henti
Di punggung dan hatimu
Tinggal luka, memar dan nyeri

Maafkan,
Barangkali aku tak berarti lagi bagimu


2 Juli 2007

1 Comments:

Blogger unai said...

dan pedihpun mulai mengiris hati..

9:42 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home