Malam Penuh Teror

Kata-kata menyerang tak lagi lewat sajak, tetapi busur-busur panah beracun yang beersarang di degub jantung hingga menghentikan nafas dan kematian membayang, ah jika saja musim panas ini disobek awan hujan, kata-kata menyerang seperti hentikan langkah Hampir-hampir hapuskan jejak dan mata penuh amarah campakkan nurani dan jaringan kabel tak lagi janjikan kata tetapi kumpulan luka hitam serta hati tercelup cairan besi dikirimkan kengerian setiap hari Kata-kata menyerang teror menerjang ingin mematahkan kerumunan ini aku harus berlari hindari kehidupan ini aku harus berlari dan tinggalkan kefanaan ini
Jakarta, Maret 2008-04-04
Jakarta, Maret 2008-04-04

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home