Kereta yang Bergerak
Kereta bergerak, seperti bait-bait puisi yang bergerak sepanjang rel kematian
Tak ada yang tertahan ketika peluitnya memanggil
Tak ada perhentian, hanya perjalanan panjang tanpa akhir
Tak ada ketegangan, hanya kelegaan tiada tepi
Tak ada pertemuan, hanya perpisahan yang tidak dimengerti
Tak ada perjumpaan, hanya lambaian tangan dan air mata
Seperti menuju alam baka
Palmerah, 27 Januari 2005
Chairil Anwar, picture: uknown
Tak ada yang tertahan ketika peluitnya memanggil
Tak ada perhentian, hanya perjalanan panjang tanpa akhir
Tak ada ketegangan, hanya kelegaan tiada tepi
Tak ada pertemuan, hanya perpisahan yang tidak dimengerti
Tak ada perjumpaan, hanya lambaian tangan dan air mata
Seperti menuju alam baka
Palmerah, 27 Januari 2005
Chairil Anwar, picture: uknown

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home