Thursday, March 16, 2006

Sore, Perempatan Pasirkaliki-Pajajaran

Seperti menatap kapal asing yang datang dari barat
Tanpa gemetar kita menghadapinya
Kaleng dan botol minuman berhamburan
Membawa cerita dari negeri-negeri jauh
Sebagian terbaca, sebagian besar lagi bahkan tidak pernah diingat
Dongeng-dongeng asing menjadi bacaan wajib di malam hari
Sebelum tidur dan bermimpi tentang Cinderella

Kami pun bertemu dengan orang-orang berbahasa asing
Dan berbicara dengan dengan isyarat
Tak ada yang bisa dimengerti
Semuanya semakin asing

9 Comments:

Blogger iteung said...

asing ya? tapi kalo perempetan pasirkaliki-pajajaran sih abdi mah terang atuh kang ;;)

9:52 AM  
Anonymous Anonymous said...

perempatan jalan soma msh ingat?

4:45 PM  
Anonymous Anonymous said...

perempatan jalan soma msh ingat?

4:45 PM  
Blogger ciplok said...

eh..eh kalo mau makan serabi bandung itu di mana sih ?
itu looh...yg suka masuk tivi...

10:56 AM  
Blogger tukangpot said...

dont tell me that you are IN bandung now!!! not a single notice... janji makan batagor simpang kannn ;)

buver,
coba ke NHI di depannya ada yg jualan serabi imut.. kapan ke bandung? ngumpul di bdg ajaa yuk!!!

12:08 PM  
Blogger Nigar Pandrianto said...

iya di depan NHI, serabi imut nan mahal....! Tapi, yang murah dan gak masuk tivi adalah di kawasan Sekeloa, di deket warung nasi BU Tatang yang jualan ikan mas goreng murah untuk mahasiswa....

8:18 AM  
Blogger tukangpot said...

saya tau bu tatang... yg pas makan siang lauknya dah habisss ludes des des... *gontai cari warteg lain*

8:27 AM  
Blogger Nigar Pandrianto said...

idiiih sia lia biasaaaaaaaaaa aja, tau ajaaaaaa.......... warung Bu Tatang.. Bu, rabu saya ke Bandung.... mau makan batagor dimana? Hua..hua....

8:41 AM  
Blogger ciplok said...

kok saya ga diajak ???

*manyun

10:46 AM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home