Thursday, July 26, 2007

Malam Tanpa Sekat

ygy

Malam tanpa sekat
Lekat matamu kutatap
Saling menawarkan imajinasi
Dihela rindu yang memburu
Sauh telah diangkat
Pelayaran dimulai
Kita bergulung bersama ombak
Di antara buih dan debur
Kadang meninggi, sesekali menukik
Kadang meriak, kadang menghempas
Terus terbawa gelombang
Di atas pusaran, lalu terlempar lagi ke permukaan
Ah, pelukan tererat disampaikan
Lewat kehausan jiwa
Dan akhirnya terhempas di pantai
Ombak melemah, perlahan, seperti lelah
Camar memekik di kejauhan
Lagi-lagi lekat matamu kutatap

26 Juli 2007

1 Comments:

Anonymous Anonymous said...

One wish on my birthday is Your poem...But now, already one month since my birthday, and I still didnt get your poem yet..Huuuuuhuuuuu poor I am :(

1:45 PM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home