Senjata dan Sekaleng Coca-cola yang Dibeli di Rumah Bordil
Senjata di pekarangan kami telah meledak semalam
Membakar koran-koran dan radio
Pemadam kebakaran tak bisa berbuat apa-apa
Hanya bisa menyaksikan sebuah talk show dari sebuah kotak sabun
Senjata di pekarangan kami telah membunuh banyak orang
Jalan-jalan jadi sepi, tapi pasar tetap saja ramai
Orang menjual daging, peluru, kapal dan buku resep masakan
Sambil bermain kartu di televisi
Senjata di pekarangan kami bukan lagi harapan kami
Tetapi menjadi harapan ribuan rumah di negeri-negeri jauh
Kami menjadi botol-botol infus yang disedot
Oleh bayi-bayi plastik yang baru lahir sambil mngisap marijuana
Senjata di pekarangan kami
kini telah ditukar dengan sekaleng Coca-cola
Yang dibeli di rumah-rumah bordil,
seharga ketakutan dan kengerian
Kb Jrk, 24 Maret 2006
Membakar koran-koran dan radio
Pemadam kebakaran tak bisa berbuat apa-apa
Hanya bisa menyaksikan sebuah talk show dari sebuah kotak sabun
Senjata di pekarangan kami telah membunuh banyak orang
Jalan-jalan jadi sepi, tapi pasar tetap saja ramai
Orang menjual daging, peluru, kapal dan buku resep masakan
Sambil bermain kartu di televisi
Senjata di pekarangan kami bukan lagi harapan kami
Tetapi menjadi harapan ribuan rumah di negeri-negeri jauh
Kami menjadi botol-botol infus yang disedot
Oleh bayi-bayi plastik yang baru lahir sambil mngisap marijuana
Senjata di pekarangan kami
kini telah ditukar dengan sekaleng Coca-cola
Yang dibeli di rumah-rumah bordil,
seharga ketakutan dan kengerian
Kb Jrk, 24 Maret 2006

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home