Tuesday, April 24, 2007

Hujan Dini Hari

Hujan yang turun dini hari itu
Seperti mencoba menerka-nerka pikiranku
Namun kusembunyikan rapat-rapat
Agar tak ada satu pun yang tahu

Lalu ketika semuanya berlalu
Kubuka kembali rahasia itu
Kuamati-amati dengan saksama
Ada luka yang bergulir di situ
Dari yang ada menjadi tak ada
Dari cinta menuju duka

Hujan yang turun dini hari itu
Seperti sebuah tanda
Bahwa kau perlahan tak ada


Kb jeruk April 2007

Friday, April 13, 2007

Di Balik Malam 2


foto: SW

Rel yang disapa sunyi telah dingin sejak tadi
Cahaya bulan jatuh di atasnya
Waktu seperti melambat
Seperti penjaga rel yang dibungkus kantuk
Berjalan ke semak sebelum membuang air seni
Malam bermetamorfosa
Menjadi kilatan-kilatan pertanyaan
Tuduhan-tuduhan pun siap menikam
Malam memang tak pernah bersahabat, bukan?

Di Balik Malam 1


foto: Relany

Rebah di antara udara yang basah
Melayangkan diri kemana entah
Biar tak ada lagi gelisah

Ah, apakah yang ada di balik malam
Pohon-pohon cahaya, sejuta kunang-kunang
atau bilah-bilah kecemasan?

Lalu kubayangkan jika nyawaku melayang
Siapakah yang akan menangis
Atau yang diam-diam tersenyum karena merasa menang


13 April 2007

Monday, April 02, 2007

Hujan yang Turun di Perbukitan

Hujan yang turun di perbukitan itu
Seperti mengajakku untuk menepi sejenak
Merebahkan mimpi-mimpi yang lelah
Kubiarkan kabut dan angin melumatnya
Entah akan menjadi apa

Dan ia pun tiba
Wajah dan rambutnya basah
“Aku kedinginan,” keluhnya sambil menatap mataku
Saat itu benar-benar kuingin merenggutnya
Lebih dekat ke dadaku

2 April 2007

(catatan ketjil Kawah Putih, Maret 2007)