Thursday, February 07, 2013

Kabar Pagi


: ch

Dihadang sunyi
Hilang
Belimbing di muka rumah terkantuk
Kabar tak jua tiba
Abu-abu langit pagi
Koran Minggu menunggu
Seperti di simpang jalan
Di kota yang asing
Tempat bertanya hanya tiang beku
Memecah hari dengan pisau gelisah
Sungguh hari-hari yang memenjara


Jarak Malam


mengenang c

Jarak membentang
Seperti kisah Rorojongrang
Dalam sekejap batas menghadang
Meradang dalam belantara
Tidak ada cahaya menembus
Gelap, duka, membuat terbata-bata
Hari-hari menjadi sobekan luka
Pedih yang terus berulang
Kami menjadi orang asing di dalam rumah
Kata-kata mengirimkan kebisuan
Selalu terbentur kisah-kisah haram

Jarak malam
Kita menjauh, seprti perahu meninggalkan bandar
Tanpa doa orang-orang di darat

Perihal Hujan


Hujan yang memecah Jumat
Ada yang mengetuk hari saya
Jalanan becek, air memercik bebas
Ada bayangan yang memudar
Perlahan menghilang
Tinggal kesendirian
yang menutut pertanggungjawaban
Hujan terus memaksakan kehendaknya untuk turun ke bumi