Tuesday, May 29, 2007

Catatan Menjelang 4 Juni 2007



Merenungkan usia yang kian rapuh
setelah melayari jutaan gelombang
angin menjadi sahabat sejati
badai yang meronta menjadi musafir seperjalanan
apa yang mesti kucari
dalam kosong yang mengendap-endap

kutanyakan sebuah keheningan
siapakah yang berhak atas diri
tanpa jawaban
hanya gemerisik dedaunan belakang rumah
yang terdengar lamat-lamat

Kb jeruk 29052007

Bisik Kata




Bisik kata
jadi pecahan kaca
yang menyisakan luka-luka kecil
menjadi ruang-ruang yang asing untuk dimasuki
ragu pun berayun
dan bahasa-bahasa baru harus diucapkan
sepucuk surat datang terlambat sore ini

29 mei 2007

Friday, May 25, 2007

Ombak Kenangan

: ā€œsā€

Bergulung-gulung menghampiri
Buih-buih rindu pecah di pantai
Aroma laut mengambang
Antarkan bayanganmu
Selintas surut kembali
Asal jangan kau lenyap
Terbawa jauh ke teluk
Dan aku menjadi jiwa yang sepi


Kb jeruk, 25 Mei 2007

Tuesday, May 01, 2007

Waktu yang Lenyap

Waktu yang lenyap
di malam hampir tanpa harap
naskah tua sudah digulungkan
kata-kata terakhir sudah usai diucapkan

apa lagikah bisa ditunda untukku?
apa lagi yang bisa menahanmu?
kenangan sudah lamat-lamat
apa lagi bisa diharap dariku?
seperti menunda-nunda musim duka saja bukan?

kemudian kusebut namanmu dengan lidah kelu
tidak akan terdengar apa-apa
sebab sejak kau sudah pergi

kbn jeruk 1 Mei 2007